Artikel22

Kamis, 08 Desember 2016 - Oleh admin_acehjaya

LUEM KUTIKA UNTUK MEULAKEE

(MEMPERHATIKAN WAKTU YANG BAIK UNTUK MEMINANG)

 

      Meminang dalam adat perkawinan masyarakat Aceh adalah hal yang prinsipil karena di dalamnya membicarakan jumlah mahar (Jeunamee). Asal usul calon pengantin laki-laki yang kurang layak apabila langsung dibicarakan didepan orang tua yang meminang. Maka untuk itu dicarikan seorang tokoh netral dan diutus sebagai wakil untuk meminang, dalam masyarakat Aceh tokoh itu dinamakan Seulangke. Yang bertugas sebagai utusan pihak mempelai laki-laki atau pihak mempelai perempuan  dalam membawa pesan kepada keluarga mempelai.

       Kerja Seulangke pada awalnya adalah melakukan pendekatan dan memiliki waktu, hari, dan bulan yang baik dengan cara memperhitungkan hari, bulan yang baik dan membawa keberuntungan dan berkah.  Rekaan yang dilakukan dengan menyebut (langkah, rezeki, pertemuan, maut). Langkah rezeki pertemuan, mawot. Bila hitungan terhenti pada pertemuan atau rezeki, maka dianggap hari yang baik oleh Seulangke untuk melakukan tugasnya.

    Syamsuddin Daud dalam bukunya Adat Meukawen  menyebutkan “Cut Ali” menggunakan Phay, dan memiliki juga kitab ramalan dengan gambar-gambar dan tanda-tanda yang sukar dimengerti. Hari dan waktu yang baik dan sukses dalam peperangan. Didalamnya terdapat gambar yang konon adalah Ali, sahabat dan menantu Nabi Muhammad SAW. Ditangannya dapat melihat Ali sedang memegang “Zulfaqar” yaitu pedang panjang yang agak melengkung. Gambar-gambar lain mempunyai mistik tetapi bagi orang ahli merupakan petunjuk untuk mengetahui waktu-waktu baik dan tidak baik untuk memakai “pedang” didalam dan diluar sarungnya, dan untuk kepentingan lain sebagainya.

     Dibawah ini dapat dilihat perhitungan mistik itu untuk mengetahui “Kutika” hari baik dan tidak baik untuk melakukan sesuatu.

 

Uroe Aleuhad

Pada waktu hari mulai naik akan mendapat keuntungan. Sebelum siang bertemu sanak saudara. Pada waktu hari terbenam mendapat keuntungan. Sore hari bertemu musuh. Pagi hari ahad kerugian mas dan perak

 

Uroe Seunayan

Pagi-pagi senin tidak aman. Pada waktu matahari mulai naik meninggi mendapat keuntunganbesar

Siang-siang bertemu musuh. Pada waktu matahari terbenam tidak mendapat keuntungan banyak.

Sore hari aman.

 

Uroe Seulasa

Pagi-pagi tidak aman. Pada waktu matahari naik bertemu musuh. Menjelang sore hari mencucurkan air mata. Menjelang matahari terbenam mendapat keuntungan. Sore hari aman.

 

Uroe Rabu

Pagi hari menjumpai orang-orang ternama. Pada waktu terbenam matahari mendapat keuntungan. Menjelang sore hari mendapat tanda tidak aman. Sore hari tanda kematian. Siang hari mendapat empat kali keuntungan

 

Uroe Hameh

Pagi-pagi menghembuskan nafas yang penghabisan. Pada waktu matahari naik mendapat keuntungan. Sebelum siang mendapat keuntungan besar. Mendapat sesuatu dikali pada waktu matahari terbenam bertemu sanak saudara. Sore hari aman.

 

Uroe Jumeu’at

Pagi-pagi keadaan baik. Pada waktu matahari naik memperoleh dukacita. Sebelum siang mendapat keuntungan besar. Siang hari bertemu sanak saudara. Pada waktu matahari terbenam berhati-hatilah. Sore hari baik.

 

Uroe Sabtu

Pagi-pagi tidak baik. Pada waktu matahari naik bertemu musuh. Siang hari mendapat bahaya besar. Sore hari mendapat keuntungan banyak. Menjelang matahari terbenam memperoleh keuntungan besar. Sore hari tidak baik.

 

      Kitab ramalan itu terdapat Phay atau Surat Kutika.  Yang dipergunakan pada waktu-waktu yang dianggap penting. Surat itu ditulis pada secarik kertas dengan IB bagus tiap bagian diikat dengan benang seraya membaca doa dan memusatkan pikiran pada sesuatu yang diinginkan. Maka kertas yang ditutup itu diletakkan di dahi dan salah satu benangnya diambil dengan jari kemudian dibaca kertas yang telah ditulis ramalannya dari IB bagian tadi. Apa ramalan baik atau ramalan tidak baik. Ini contoh surat Phay yang baik. Phay ini dari Nabi Muhammad SAW. Phay ini baik sekali. Semua pekerjaan berakhir dengan baik. Tuhan akan menolong dari bahaya juga orang mendapat restu dan keuntungan. Semua kebaikan akan diperoleh. Tuhan akan menganugerahi restu dan rahmat yang sebesar-besarnya, Tuhan maha mengetahui. Amin, Amin, Amin…

 

Phay Buruk

Phay ini dari Nabi Khaizir RA, phay ini buruk sekali. Semua pekerjaan tidak baik dan banyak orang yang membenci. Begitu banyak orang yang cemburu, dan melakukan fitnah. Jika berlayar akan karam. Karena itu harus mandi dengan air jeruk dan memberi sedekah kepada orang miskin selama 7 hari agar terlepas dari bahaya yang mengancam. Tuhan Maha Mengetahui Amin, Amin, Amin…

 

     Pengaruh Magic seperti yang kita sebutkan diatas dipraktekkan sehari-hari dikalangan orang biasa, ulama, raja-raja Aceh tempo dulu bahkan masa kini dengan berbagai keperluan mulai dari mencari jodoh sampai ke urusan mencari jabatan. Wallahu A’lam Bisssawab…

 

 

Calang,      Oktober 2016

Drs. H.M.Amin Yunus

Kabid Hukum Adat

MAA Aceh Jaya